Pada 2018, kami mulai mengembangkan solusi chatbot untuk membantu bisnis melayani pelanggan melalui percakapan digital. Perjalanan itu dimulai dengan Google Dialogflow, lalu berlanjut mengikuti perkembangan teknologi AI, dari ChatGPT-2 hingga generasi ChatGPT-6, serta berbagai large language model terbaru.


Teknologinya terus berubah, tetapi kebutuhan bisnis tetap sama: pelanggan ingin didengar, mendapat jawaban dengan cepat, dan tahu langkah berikutnya. Di sinilah chatbot dapat membantu perusahaan menghadirkan layanan yang lebih sigap dan konsisten.

Bayangkan pelanggan menyampaikan keluhan pada malam hari. Chatbot dapat menerima laporan, menanyakan informasi awal, lalu mengarahkannya kepada tim yang tepat. Saat banyak pelanggan menghubungi perusahaan bersamaan, chatbot membantu menjawab pertanyaan umum dan mengatur alur layanan, sehingga pelanggan tidak sekadar menunggu tanpa kepastian.

Chatbot juga dapat mendukung perjalanan belanja. Pelanggan bisa mencari informasi produk, memahami pilihan yang tersedia, lalu melanjutkan proses pembelian sesuai alur yang disiapkan brand. Percakapan yang biasanya tersebar dapat menjadi pengalaman yang lebih terarah, dari pertanyaan pertama hingga tindak lanjut.

Pengalaman sejak 2018 mengajarkan kami bahwa chatbot yang bermanfaat bukan hanya mampu membalas pesan. Chatbot perlu memahami konteks layanan, mengikuti proses bisnis, dan tahu kapan percakapan perlu diteruskan kepada manusia. Karena itu, kami merancang solusi berdasarkan kebutuhan dan karakter setiap perusahaan.

Kini, melalui SewaChatbot, bisnis dapat mulai mengotomatisasi alur layanan WhatsApp seperti respons FAQ, penerimaan keluhan, pengaturan pertanyaan pelanggan, dan informasi produk. Mulailah dari satu kebutuhan yang paling sering dihadapi, lalu kembangkan otomasi seiring pertumbuhan layanan Anda.

SewaChatbot — pengalaman percakapan digital yang terus berkembang bersama kebutuhan bisnis.